The
Real Life
Why?????
Aku selalu berharap dan berimimpi saat aku dilahirkan didunia ini. Pertama
kali, aku menghirup udara didunia, hal yang terlintas dibenakku adalah
kehidupan sperti apa yang akan aku jalani.
Tuhan...
bukankah kita sudah melakukan sebuah perjanjian ? tentang alasan dibalik aku di
kirim ke dunia ini. Kenapa aku bisa melupakan isi perjanjian itu? Padahal saat
aku masih disurga, aku sangat tau dengan pasti bahwa aku sangat mengingat
perjanjian kita dan dengan wajah tersenyum aku menerimanya, begitu pula
dengan-Mu.
Tapi...
why ?? kau menghilangkan semua ingatanku secara perlahan namun pasti?? Hingga aku
harus mencari tahu sendiri tentang apa yg aku sepakati dengan mu bersama semua
hal yang menakutkan didunia ini.
Iya,,
sangat menakutkan berada disini. Ya.. dunia. Banyak sekali hal yang tak mampu
aku pahami namun harus aku hadapi dengan baik, apakah Kau sengaja melakukannya?
Apa kau juga memperlakukan semua orang sama sepertiku?
Bukankah
dulu aku sangat dicintai dan diidamkan oleh penghuni surga ? begitupula
dengan-Mu? Tapi, apa yang terjadi di dunia, begitu berbeda dari yang aku
perkirakan? Disini banyak sekali orang yang menakutkan bahkan orang yg
kupercayai. Kenapa setiap hal yang ingin kulakukan untuk kebaikan orang lain
selalu salah dimata mereka??
Ya..
mereka adalah manusia seperti diriku. Mereka yang menurutku sangat menakutkan.
Mereka yang sangat pintar menyembunyikan apapun bahkan dapat melakukan senyum
palsu. Ah.. sungguh mengerikan! Aku selalu berusaha agar membuat suasana lebih
damai. Kadang aku berfikir ada yang salah dengan diriku. Kenapa aku begitu
peduli dengan kehidupan mereka?? Sedangkan mereka tidak peduli sama sekali
dengan kehidupanku ? tapi kenapa hati ini selalu ingin melindungi orang
disekitarku? Apa ada yang salah dengan diriku, apa terjadi kesalahan dengan
diriku??
Apa
kau tahu, disini aku berjuang mati-matian untuk mewujudkan mimpiku? Tapi aku
selalu gagal bahkan dilecehkan oleh orang lain. Namun, aku sadar kalau menyerah
berarti benar apa yang dikatakan mereka. Bahwa aku produk gagal. Bagaimana bisa aku
gagal dalam percobaan didunia ini? Aku harus melakukan balas budi kepada
keluargaku, karena mereka sudah rela menghabiskan waktunya hanya untuk
membuatku bisa hidup sampai sekarang ini.
Kadang
aku merasa gagal dalam hidup, bagaimana tidak,aku bekerja mati-matian dalam 2
tahun ini tapi hasil kerja ku tidak dianggap oleh siapapun bahkan mereka tidak
mengenaliku,, ya seseorang yang telah membantu mereka dengan seluruh tenaga dan
keringatnya. Ya tuhan.. aku hanya ingin apa yang kulakukan di dunia ini diakui
oleh semua orang. Aku hanya ingin orang tau bahwa aku masih bernafas disini,
masih hidup didunia ini. Apa kau bisa membantuku?
Waktu
tidak akan terulang bahkan -0,0001 detik pun. Ya... aku mengerti. maka dari
itu, aku ingin mencoba dan melakukan semuanya dengan keinginan dan kemampuanku.
Apa aku terlalu serakah? Sepertinya tidak. Tapi ditempatku tinggal berbeda
seperti yang aku harapkan, disini aku tidak bisa melakukan apapun yang aku
inginkan. Hidup cuman sekali, aku hanya tidak ingin menyesal. Apa itu salah? Aku
juga ingin sukses? Berpenghasilan tetap. Bahagia dengan orang yang kucintai dan
menghasilkan keturunan yang jauh lebih baik dari siapapun.
Tapi,
sungguh berbanding terbalik dengan yang ku harapkan. Aku tidak bisa bebas
melakukannya semauku, semuanya penuh aturan. Jujur aku merasa tertekan. Aku
bahkan merasa seperti bukan manusia. Tapi robot yang sudah diprogam. Bahkan,
lebih baik jadi robot agar bisa selalu direst saat gagal dan melupakan
semuanya, lalu memulai dari awal tanpa mengingat hal yang menyakitkan.