Kamis, 13 Juni 2019

The Real Life : " Menakutkan "


The Real Life

Why????? Aku selalu berharap dan berimimpi saat aku dilahirkan didunia ini. Pertama kali, aku menghirup udara didunia, hal yang terlintas dibenakku adalah kehidupan sperti apa yang akan aku jalani.
Tuhan... bukankah kita sudah melakukan sebuah perjanjian ? tentang alasan dibalik aku di kirim ke dunia ini. Kenapa aku bisa melupakan isi perjanjian itu? Padahal saat aku masih disurga, aku sangat tau dengan pasti bahwa aku sangat mengingat perjanjian kita dan dengan wajah tersenyum aku menerimanya, begitu pula dengan-Mu.
Tapi... why ?? kau menghilangkan semua ingatanku secara perlahan namun pasti?? Hingga aku harus mencari tahu sendiri tentang apa yg aku sepakati dengan mu bersama semua hal yang menakutkan didunia ini.
Iya,, sangat menakutkan berada disini. Ya.. dunia. Banyak sekali hal yang tak mampu aku pahami namun harus aku hadapi dengan baik, apakah Kau sengaja melakukannya? Apa kau juga memperlakukan semua orang sama sepertiku?
Bukankah dulu aku sangat dicintai dan diidamkan oleh penghuni surga ? begitupula dengan-Mu? Tapi, apa yang terjadi di dunia, begitu berbeda dari yang aku perkirakan? Disini banyak sekali orang yang menakutkan bahkan orang yg kupercayai. Kenapa setiap hal yang ingin kulakukan untuk kebaikan orang lain selalu salah dimata mereka??
Ya.. mereka adalah manusia seperti diriku. Mereka yang menurutku sangat menakutkan. Mereka yang sangat pintar menyembunyikan apapun bahkan dapat melakukan senyum palsu. Ah.. sungguh mengerikan! Aku selalu berusaha agar membuat suasana lebih damai. Kadang aku berfikir ada yang salah dengan diriku. Kenapa aku begitu peduli dengan kehidupan mereka?? Sedangkan mereka tidak peduli sama sekali dengan kehidupanku ? tapi kenapa hati ini selalu ingin melindungi orang disekitarku? Apa ada yang salah dengan diriku, apa terjadi kesalahan dengan diriku??
Apa kau tahu, disini aku berjuang mati-matian untuk mewujudkan mimpiku? Tapi aku selalu gagal bahkan dilecehkan oleh orang lain. Namun, aku sadar kalau menyerah berarti benar apa yang dikatakan mereka.  Bahwa aku produk gagal. Bagaimana bisa aku gagal dalam percobaan didunia ini? Aku harus melakukan balas budi kepada keluargaku, karena mereka sudah rela menghabiskan waktunya hanya untuk membuatku bisa hidup sampai sekarang ini.
Kadang aku merasa gagal dalam hidup, bagaimana tidak,aku bekerja mati-matian dalam 2 tahun ini tapi hasil kerja ku tidak dianggap oleh siapapun bahkan mereka tidak mengenaliku,, ya seseorang yang telah membantu mereka dengan seluruh tenaga dan keringatnya. Ya tuhan.. aku hanya ingin apa yang kulakukan di dunia ini diakui oleh semua orang. Aku hanya ingin orang tau bahwa aku masih bernafas disini, masih hidup didunia ini. Apa kau bisa membantuku?

Waktu tidak akan terulang bahkan -0,0001 detik pun. Ya... aku mengerti. maka dari itu, aku ingin mencoba dan melakukan semuanya dengan keinginan dan kemampuanku. Apa aku terlalu serakah? Sepertinya tidak. Tapi ditempatku tinggal berbeda seperti yang aku harapkan, disini aku tidak bisa melakukan apapun yang aku inginkan. Hidup cuman sekali, aku hanya tidak ingin menyesal. Apa itu salah? Aku juga ingin sukses? Berpenghasilan tetap. Bahagia dengan orang yang kucintai dan menghasilkan keturunan yang jauh lebih baik dari siapapun.
Tapi, sungguh berbanding terbalik dengan yang ku harapkan. Aku tidak bisa bebas melakukannya semauku, semuanya penuh aturan. Jujur aku merasa tertekan. Aku bahkan merasa seperti bukan manusia. Tapi robot yang sudah diprogam. Bahkan, lebih baik jadi robot agar bisa selalu direst saat gagal dan melupakan semuanya, lalu memulai dari awal tanpa mengingat hal yang menyakitkan.